Sunday, May 30, 2010
Singapore satellite centres for sports development
Singapore PE and sports development framework
Saturday, May 29, 2010
Friday, May 28, 2010
LAO FOOTBALL LEAGUE RANKING TABLE (UPDATED 28/05
Lao -league score table /updated 28/05 /2010 (season 2010-2011) | |||||||||
| NO | CLUB | M | W | D | L | G | LG | P | AG |
| 1 | BANK | 10 | 6 | 1 | 3 | 18 | 9 | 19 | +9 |
| 2 | EZRA | 10 | 5 | 3 | 2 | 24 | 17 | 18 | +7 |
| 3 | POLICE | 10 | 4 | 5 | 1 | 18 | 13 | 17 | +5 |
| 4 | ARMY | 10 | 4 | 3 | 3 | 15 | 15 | 15 | 0 |
| 5 | PUBLIC WORK | 10 | 4 | 2 | 2 | 28 | 12 | 14 | +16 |
| 6 | VIENTIANE FC | 10 | 2 | 3 | 5 | 24 | 22 | 9 | +2 |
| 7 | LAC | 10 | 3 | 7 | 14 | 21 | 9 | 7 | |
| 8 | CITY COPY | 10 | 2 | 1 | 7 | 8 | 30 | 7 | 16 |
Thursday, May 27, 2010
Arema Juara ISL
Tuesday, May 25, 2010
Alay versus be yourself ; fenomena "memarjinalkan" orang lain.
oto dengan angle dari atas
mulut sedikit manyun
tanpa harus tersenyum
maaf dibilang ko’
jadi’in kita CAPCUZ
apayu,gibi,hum
kuku,,narcizna,,gingapdi,,FACEBOOKna,,
manggil ga di ONLINE..
cHayaNk dach muncul~~
…ae lupP yuU…
gw bingung jadi duduk
henggezna,,oyukeeuna,,oyuluthuna,,
perezna,,oyucantiekna,,oyugepona,,
Tulisan ini tak bermaksud mendeskreditkan orang-orang yang dikategorikan ALAY seperti yang tertulis di situs-situs pertemanan tersebut, tetapi ingin lebih mengurai fenomena ini.
Fenomena ALAY sebenarnya bukanlah fenomena baru, tetapi merupakan metamorfosa dari fenomena sejenis yang tumbuh beberapa dekade sebelumnya. saya masih ingat ketika masih di sekolah dasar, kata-kata "gaul" yang merupakan plesetan ataupun pemenggalan kata tumbuh berkembang. JIka melihat jauh kebelakang era Warkop DKI juga marak pemakaian kata-kata "aneh" yang sering diucapkan lewat media tv dan radio.
Memasuki era 2000an, ketika alat telekomunikasi berupa HP bukan merupakan barang mewah dan berubah menjadi barang kebutuhan, maka saat itu budaya mengetik sms dengan gaya tak beraturan berkembang. Handphone saya anggap media yang sangat berperan dalam budaya ALAY.
Disini saya ingin mengajak anda untuk melihat perspektif lain akan budaya ini, budaya lama yang bermetamorfosa dengan bungkusan baru. tentu kita semua tahu konsep be your self, jadilah diri sendiri. saya ingin anda melihat fenomena ALAY dengan mengaitkannya dengan konsep BY. tentu kita sering berteriak lantang, jadilah diri sendiri dan sering menghakimi seseorang dengan kata "marjinal" ALAY, akan tetapi yang perlu kita cermati adalah jika seseorang yang kita anggap ALAY tersebut memang merasa itu jati diri mereka, apakah masih pantas kita menyebut mereka dengan ALAY??! Saya rasa tak pantas, ketika mereka merasa nyaman dan memang itu jati diri mereka jadi hormati lah mereka dengan segala polanya.
Mungkin, banyak yang beranggapan budaya ALAY adalah budaya mengekor, merembet dari satu orang ke orang lain. Jika demikian adanya konsep BY tak dapat diaplikasikan disini, akan tetapi masih pantaskah kita terus menghakimi mereka? saya rasa tidak, kenapa? karena budaya ini adalah budaya yang telah ada beberapa dekade sebelum kita terlahir, bedanya hanya muncul dengan pola yang berbeda.
Satu hal lagi yang membuat saya benci dengan fenomena ini adalah munculnya orang-orang yang merasa lebih baik dari mereka yang dianggap ALAY. kata ALAY tak ubahnya kata alat untuk "memarjinalkan" orang lain. kata yang sama menurut saya seperti TOLOL, GOBLOK DLL.
Damned! kembali saya lihat ulah sombong manusia yang selalu berperan menjadi lakon hakim dalam sandiwara bernama kehidupan, hakim dalam segala hal yang berhak menilai orang lain lebih rendah
Sudahlah berhenti menghakimi orang lain, biarkan mereka merasa nyaman denan semua yang kita anggap ALAY, hadapi dengan tenang dan tak perlu emosi.
JADILAH DIRI SENDIRI APAPUN ITU!!
Asian Student Football Tourney held in Belgium
Asian Student Football Tourney held in Belgium |
| |
| Six student football teams from Vietnam, Cambodia, Laos, Japan, Thailand and China took part in an Asian Student Football Championship in Belgium on May 22. The Thai team won the championship with a strong well prepared team. As expected, in such a group of strong teams, including Japan and China, the Vietnamese team did not get very far. Pham Huy Hoang, the Vietnamese team captain said that the event was helpful for strengthening solidarity amongst Asian students who are studying in Belgium and thanked the overseas Vietnamese businesses and students for their enthusiastic support and spirit during the event. The annual event has been held ever since 2005. In 2009, the Cambodian team won the championship.(VNA) |
